Makna Warna Merah Pada Daerah Terjangkit Covid 19

Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Juru Bicara Covid-19 Prov Sumsel, dr. Zen Ahmad, Sp.PD-KP FINASIM mengatakan bahwa terdapat beberapa gambaran pada daerah yang terjangkit virus corona (Covid-19), yaitu dilambangkan pada warna hijau, kuning, dan merah.”Warna merah menandakan adanya transmisi lokal yaitu terjadi penularan dari antar penduduk dalam wilayah tersebut. Warna kuning menandakan daerah yang memiliki kasus Covid-19 bisa sedikit atau banyak tetapi dikarenakan kasus import atau berasal dari daerah lain, dan untuk warna hijau berarti belum ada penularan covid-19,” jelasnya dalam Konferensi Pers secara Virtual Perkembangan Covid-19 di Sumsel Command Center, Jumat (17 April 2020).

Dalam kesempatan itu, Zen mengungkapkan bahwa per hari ini telah terjadi penambahan kasus baru sebanyak 17 orang, terdiri atas 14 orang dari Palembang dengan status kasus lokal, dan 2 orang domisili Banyuasin status kasus lokal, dan 1 orang dari Bandung status kasus import.”Dengan total penambahan kasus transmisi lokal, maka Palembang menjadi zona merah. Penularan lokal ini didapatkan dari pelacakan orang-orang yang kontak erat dengan penderita sebelumnya. 17 kasus baru mayoritas adalah OTG, didapat dari tracking 14 orang, namun ternyata positif,” jelasnya.

Penambahan kasus terdiri atas orang dengan gejala dan orang tanpa gejala (OTG). Dimana apabila orang memiliki gejala maka tentu akan pergi ke dokter, namun pada OTG yang merasa dirinya sehat padahal mereka terinfeksi, hal inilah yang perlu diwaspadai karena bisa saja yang bersangkutan telah kemana saja dan berkontak dengan apa dan siapa saja yang berpotensi pada penularan.”Maka kami menghimbau kepada masyarakat Sumsel untuk tetap dirumah, pergi jika hanya ada keperluan, tidak usah berkumpul ramai-ramai, gunakan masker, jaga kesehatan, istirahat yang cukup,” katanya.Turut hadir Kadis Kominfo Sumsel, H Achmad Rizwan, SSTP, M.M., Kepala KKP Kelas II Palembang dr. Nur Purwoko Widodo.Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

sumber : http://corona.sumselprov.go.id/index.php?module=beritadetail&id=76
(wh)
 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *