Enos Bergerak Cepat Atasi Kekurangan Oksigen, Lobi 3 Perusahaan Redaksi 1-Martapura, Sumsel

MARTAPURA,PE- Mencuatnya berita OKUT kekurangan pasokan oksigen, Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur angkat bicara. Melalui Ya’kub, SKM, MM, M.Kes, Sekretaris Dinas Kesehatan  yang juga Jubir Satgas Covid 19 Kabupaten OKUT, diakui memang benar pada akhir Juli dan awal Agustus 2021 Kabupaten OKUT kekurangan oksigen.

Namun Bupati OKUT  H. Lanosin,  ST  bergerak cepat menghubungi PT Pusri  Palembang, PT Samator dan PT Ligasin, sebagai pemasok oksigen di wilayah Sumbagsel.

“Pada tanggal 5 Agustus Pada acara audensi dengan tim formatur pembentukan DPC APKESMI OKUT, Bapak Bupati memerintahkan Dinas Kesehatan untuk menindak lanjuti secara formal hasil pembicaraan dengan pemasok oksigen di wilayah Sumbagsel tersebut,”jelas Yakub.

Dikatakan Yakub, dengan demikian kekurangan pasokan oksigen dapat teratasi dengan cepat. Pada saat ini PT Pusri Palembang menyetujui permintaan Bupati 200 tabung oksigen setiap minggu, untuk OKUT.

Terkait informasi Rumah Sakit OKUT sempat menolak pasien Covid untuk dirawat, diluruskan oleh Ya’kub. Menurut dia yang benar adalah untuk pasien Covid bergejala ringan dianjurkan untuk isoman di rumah, sedangkan pasien dengan gejala sedang sampai berat, rumah sakit tidak pernah menolak untuk merawat pasien tersebut.

“Pada saat ini Dinas Kesehatan melalui 22 Puskesmas dan 4 rumah sakit rujukan sedang gencar-gencarnya melakukan vaksinasi, demi mencegah penularan lebih banyak lagi. Tentu kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi segera, demi melindungi keluarga dan orang di sekitar kita dari penularan virus yang sangat menakutkan ini,” jelasnya. MAN

 

Sumber :

https://palpres.sumeks.co/2021/08/enos-bergerak-cepat-atasi-kekurangan-oksigen-lobi-3-perusahaan/

 
 

Sempat Tertunda, Insentif Covid-19 untuk Nakes Sudah Disalurkan

Martapura – Sempat mengalami penundaan sekarang insentif Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) sudah disalurkan. Penundaan tersebut disebabkan karena refocusing anggaran dan perubahan peraturan dari kementerian kesehatan.

Bupati OKU Timur H Lanosin ST mengatakan, memang sedikit ada keterlambatan, selain ada beberapa peraturan yang berubah, dirinya juga meminta keterangan secara lisan dari Dinas Kesehatan bagaimana yang sebenarnya terjadi.

“Sudah saya tanda tangani mungkin sekarang sudah penyaluran oleh Dinas Kesehatan. Untuk penyaluran insentif Covid-19 untuk nakes sudah dikirim ke rekening masing-masing nakes yang mendapatkan,” katanya, saat meninjau Rumah Susunya Pemkab OKU Timur, Selasa (13/07/2021).

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur Zainal Abidin menjelaskan, terjadi keterlambatan ini awalnya terdapat perubahan anggaran atau refocusing jadi pihaknya melakukan penyesuaian serta ada peraturan menteri yang berubah-ubah. Selain itu pihaknya juga memperhatikan pelaksanaan sesuai juknisnya.

Selanjutnya harus ada Perbupnya kemudian pihak Dinkes memverifikasi nakes yang mendapatkan insentif. Proses selanjutnya Dinkes mengajukan BPKAD OKU Timur jika di BPKAD sudah keluar makan dikirim langsung ke rekening masing-masing dari nakes yang bersangkutan.

“Semua insentif nakes sudah disalurkan sejak dua minggu yang lalu. Dimana insentif yang disalurkan dari bulan Januari sampai April sudah semua dikirim langsung ke rekening masing-masing nakes. Kemudian sekarang pengajuan untuk bulan Mei sampai Juli,” ujar Zainal.

Selain insentif Covid-19 ini, nakes juga mendapatkan vitamin dari Dinkes OKU Timur. “Untuk pembagiannya melalui Puskesmas dan RSUD, baru di distribusikan ke nakes sesuai dengan kebutuhan nakes,” pungkasnya.